10 Jenis Salad Khas Indonesia Warisan Leluhur

TANGSEL, Spot19 – Salad adalah makanan yang menurut sejarah berasal dari Eropa.

Makanan ini adalah racikan sayuran yang biasanya disajikan dengan tambahan sauce yang menggugah selera.

Tetapi jangan salah ternyata Indonesia memiliki kekayaan kuliner sejenis salad yang sudah ada sejak zaman dahulu dan diwariskan sampai saat ini.

Baca juga: Mie Instan Terbaik di Dunia Yang 2 Diantaranya Dari Indonesia

Apa saja salad khas Indonesia yang sobat ketahui? Yuk kita intip,

1. Gado-gado

Gado-gado / @Flickr
Gado-gado / @Flickr

Makanan khas Betawi atau Jakarta ini berupa sayur-sayuran yang direbus lalu dicampur menjadi satu ditambahkan bumbu kacang atau saus dari kacang tanah yang dihaluskan atau diuleg.

Kadang ditambahkan potongan lontong dan irisan telur rebus dan diberi toping kerupuk dan ditaburi bawang goreng.

Baca juga: Catat! Sederet Manfaat Mengonsumsi Ikan di Hari Ikan Nasional

2. Karedok

Karedok / @Flickr
Karedok / @Flickr

Jenis makanan khas ini berasal dari Sunda. Karedok terbuat dari sayuran mentah seperti kacang panjang, kol, timun, daun kemangi, tauge, ubi, dan terong atau leunca.

Sausnya atau sambalnya adalah kacang tanah yang diulek dengan cabai merah, gula jawa, bawang putih, air asam, kencur, garam, dan terasi.

Ciri khasnya karedok juga menggunakan oncom yang dibakar.

Baca juga: 11 Coffee Shop di Bintaro Yang Oke Banget

3. Pecel Sayur

Pecel Sayur / @Flickr
Pecel Sayur / @Flickr

Pecel adalah makanan yang berasal dari pulau Jawa. Makanan yang dihidangkan adalah aneka jenis sayuran dengan bumbu sambal kacang sebagai bahan utamanya.

Menu tambahan lainnya biasanya tempe atau tahu bacem dan rempeyek kacang tanah.

Makanan ini sangat populer di wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur dan Yogyakarta.

4. Plecing Kangkung

Plecing Kangkung / @Flickr
Plecing Kangkung / @Flickr

Jika makanan sebelumnya kebanyakan berasal dari pulau Jawa, untuk plecing kangkung ini adalah masakan khas yang berasal dari Lombok.

Plecing kangkung sendiri bahannya adalah kangkung yang sudah direbus lalu disajikan ketika sudah dingin dengan kombinasi sambal tomat yang segar.

Sambalnya dibuat dari cabai rawit, tomat, garam, dan terasi yang kadangkala diberi tetesan jeruk limau agar lebih sedap.

5. Asinan Bogor

Asinan Bogor / @Flickr
Asinan Bogor / @Flickr

Asinan adalah resep makanan yang dibuat dengan proses pengacaran. Bahan baku yang diacarkan bisa berbagai jenis sayuran atau buah-buahan.

Buah segar yang dipadukan larutan garam, gula, asam jawa, cuka, cabai dan bumbu khas lainnya akan menambah keunikan rasanya.

Asinan Bogor merupakan makanan khas yang sering dijadikan oleh-oleh bagi wisatawan yang berkunjung ke Kota Hujan ini.

6. Selat Solo

Selat Solo / @Flickr
Selat Solo / @Flickr

Selat Solo adalah hidangan khas daerah Jawa yang mempunyai pengaruh dari hidangan Eropa.

Penamaan selat ini mengacu pada kata salad, dan bahan pokoknya adalah daging sapi yang dimasak dalam kuah encer.

Kuah ini terbuat dari campuran air, bawang putih, cuka, kecap manis, serta ditambah dengan pala dan merica.

Makanan ini disajikan dengan telur rebus dan sayuran seperti kentang, tomat, buncis, mentimun, selada, kol, wortel dan brokoli.

Lalu ditaburi juga dengan keripik kentang dan ditambahkan sedikit mayones di sampingnya.

7. Rujak Cingur

Rujak Cingur / @Flickr
Rujak Cingur / @Flickr

Rujak cingur merupakan makanan tradisional yang sangat khas di Jawa Timur, terutama di Kota Surabaya.

Arti cingur dalam bahasa Jawa berarti “mulut”, hal ini karena adanya daging irisan mulut atau moncong sapi yang direbus lalu dicampurkan ke dalam masakan.

Rujak cingur biasanya berisi irisan beberapa jenis buah seperti timun, mangga muda, nanas, kedondong, bengkuang, tauge, kangkung, kacang panjang ditambah lontong, tempe, tahu, dan cingur.

Bumbunya terbuat petis udang, air matang untuk mengencerkan, gula merah, kacang tanah goreng, cabai, bawang goreng, garam, dan irisan tipis pisang klutuk.

Semua bumbu tadi dicampur dengan cara diulek, inilah sebabnya rujak cingur sering juga disebut sebagai rujak ulek.

8. Rujak Buah Medan

Rujak Buah Medan / @Flickr
Rujak Buah Medan / @Flickr

Rujak buah segar dengan bumbu kacang yang digoreng dan ditumbuk kasar.

Buah yang digunakan bervariasi jambu air, mangga muda, nanas, ubi merah, bengkuang, mentimun, juga tambahan pisan batu.

Untuk bahan bumbunya adalah kacang tanah yang sudah digoreng, gula merah, cabe rawit, dan terasi matang.

Semua bahan bumbu tadi dihancurkan dengan cara diulek, tetapi tidak sampai halus, lalu siap untuk dihidangkan.

9. Urap

Urap / @Flickr
Urap / @Flickr

Urap adalah masakan khas dari Jawa yang berupa hidangan selada berupa sayuran yang dimasak dicampur dengan kelapa parut yang dibumbui.

Urap sama sekali tidak mengandung unsur daging sehingga cocok dikonsumsi mereka yang vegetarian.

Urap merupakan syarat atau hidangan penting sebagai pelengkap tumpeng Jawa ketika ada suatu perayaan atau acara adat.

10. Trancam

Trancam / @Flickr
Trancam / @Flickr

Trancam adalah makanan khas Jawa Tengah yang mirip dengan urap.

Biasanya trancam berisi sayur-sayuran yaitu kacang panjang, ketimun, dan tauge. Bedanya adalah trancam ini berupa sayuran segar yang tidak dimasak.

Sayur segar yang renyah pastinya memiliki kelezatan tersendiri.

Hanya saja jangan mencuci bersih semua bahannya dengan air matang supaya lebih aman untuk dikonsumsi

Aneka sayuran ini nantinya disajikan dengan tambahan parutan kelapa tua yang ditambah bumbu halus yang harum.

Inilah 10 jenis salad khas Indonesia warisan leluhur yang harus kita lestarikan.

Karena makanan ini selain menyehatkan juga mudah dalam pembuatannya dan yang pasti rasanya tidak kalah dengan makanan dari luar negeri.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *