Mengenal 3 Gangguan Refraksi Mata

TANGSEL, Spot19 Mata termasuk panca indera yang paling vital yang dimiliki manusia. Sebanyak 80% informasi yang diterima oleh otak merupakan hasil kerja dari mata. Siapapun pasti ingin memiliki mata yang sehat dan normal, tetapi ada beberapa orang yang mengalami gangguan penglihatan ini.

Baca juga: Tips Mencegah Mata Minus Anak Bertambah Parah

Salah satunya adalah gangguan atau kelainan refraksi. Mata normal idealnya dapat melihat dengan baik untuk jarak dekat maupun jarak jauh. Namun, bagi mereka yang memiliki gangguan refraksi seringkali penglihatannya agak kabur atau tidak jelas. Lalu apa saja gengguan refraksi mata yang banyak dialami masyarakat?

Baca juga: Yuk! Cek 6 Tips Menjaga Kesehatan Tubuh Berikut Ini

1. Miopia (Rabun jauh)

Di masyarakat umumnya dikenal sebagai mata minus. Miopia ini disebabkan oleh sumbu bola mata yang lebih panjang dari rata-rata. Atau dengan kata lain, kornea matanya lebih cembung dari mata normal. Hal ini akan berakibat, cahaya atau fokus mata akan jatuh di depan retina. Sehingga dibutuhkan lensa minus untuk membantu gangguan miopia ini untuk menyempurnakan penglihatannya.

2. Hiperopia (Rabun dekat)

Rabun dekat atau seringkali dikenal dengan mata plus penyebabnya adalah sumbu bola mata yang lebih pendek dari rata-rata mata normal. Jadi ini adalah kelainan mata kebalikan dari miopia. Mereka memiliki bentuk kornea yang lebih rata. Akibatnya, cahaya atau penglihatan akan difokuskan di bagian belakang retina. Untuk membantu mereka dengan kelainan Hiperopia diperlukan lensa plus agar penglihatan jarak dekatnya menjadi lebih baik.

3. Astigmatisme (Silinder)

Untuk gangguan mata yang satu ini disebabkan oleh kelengkungan kornea yang lebih besar di salah satu sudut atau axis. Hal ini akan menyebabkan adanya 2 titik fokus atau lebih yang diterima oleh retina. Untuk mengatasi hal tersebut, dibutuhkan lensa silinder untuk mendapatkan hanya satu titik fokus pada retina. Umumnya astigmatisme ini terjadi karena faktor keturunan, tetapi ada juga yang disebabkan oleh faktor lingkungan. Tak jarang juga, kelainan mata silinder ini muncul bersamaan dengan mata minus atau miopia.

 

**Editor: Ed Ward

Leave a Reply

Your email address will not be published.