15 Waktu Waktu Emas Untuk Berdoa

15 Waktu Waktu Emas Untuk Berdoa
Dok. pribadi – 15 Waktu Waktu Emas Untuk Berdoa

Tangsel, Spot19 – Berdoa sangat dianjurkan untuk dipanjatkan setiap saat dan kondisi, tidak terbatas waktu dan tempat tertentu. Namun, ada beberapa kondisi dan waktu waktu emas yang memiliki keistimewaan dalam menjadikan doa dikabulkan.

“Dan apabila Kami memberikan nikmat kepada manusia, ia berpaling dan menjauhkan diri, tetapi apabila ditimpa malapetaka, maka ia banyak berdoa”. (QS: Al Fushilat 51). Kebanyakan manusia hanya berdoa ketika mengalami hal yang dianggap tidak baik atau saat membutuhkan dan mengangankan sesuatu.

Selain itu, manusia juga selalu tergesa-gesa ingin semua doanya segera terkabul. Terkabulnya doa tentunya hak sepenuhnya Allah SWT. Untuk perbaikan kualitas doa, sebaiknya perlu mawas diri, mari perhatikan pesan dari Imam Ibnu Athoilah berikut :

  • Janganlah kamu menuntut Tuhan-mu karena permohonanmu belum dikabulkan.
  • Janganlah permohonanmu selalu karena berharap pemberian-Nya, kalau begitu kamu tidak memahami-Nya. Namun, hendaknya permohonanmu karena menyatakan rasa penghambaanmu yang sesungguhnya dan menunaikan hak-hak ketuhanan-Nya.

Baca juga: 7 Amalan Agar Diberikan Umur Panjang, Berkah & Berkualitas

Berdoa adalah perwujudan seorang hamba yang lemah, tiada daya dan kuasa tanpa ridho dan rahmat dari Allah. Adab dan tuntunan berdoa yang diajarkan Rosululloh mesti kita ikuti untuk terkabulnya doa. Sobat untuk lebih jelasnya, berikut 15 waktu waktu emas yang memiliki keistimewaan untuk mejadikan doa kita dikabulkan.

Malam Lailatul Qadar

Al-Quran telah berbicara tentang keutamaanya. “Malam Lailatul Qadar lebih baik daripada seribu bulan” (QS: Al-Qadar 3). Benarkah berdoa saat malam Lailatul Qadar dan Hari Arafah bisa merubah nasib?.

Hari Arafah

Rosululloh SAW bersabda: “Sebaik-baik doa ialah doa hari Arafah” (HR At Tirmidzi).

Bulan Ramadhan

Begitu banyak keutamaan bulan Ramadhan. Rosululloh SAW bersabda: “Sungguh, orang yang berpuasa saat berbuka memiliki doa yang tidak akan ditolak” (HR Ibnu Majah).

Malam Jumat, Hari Jumat, atau Waktu Jumat

Waktu Jumat, banyak sekali dalil-dalil yang menyebutkan bahwa pada hari Jumat terdapat satu waktu yang apabila seorang hamba meminta sesuatu kepada Allah, pastilah Allah akan memberinya. Adapun malam Jumat sebagaimana sabda Rosullulloh SAW kepada Ali, “Sungguh pada malam Jumat itu ada satu waktu yang di dalamnya doa dikabulkan”.

Pertengahan Malam

“Rosululloh SAW pernah ditanya, ‘Wahai Rosululloh, doa manakah yang lebih didengar?’ Beliau menjawab, ‘(Doa) pada pertengahan malam.” (HR At Tirmidzi).

Baca juga: Aset Yang Paling Mulia Paling Berharga Dalam Kehidupan, Berikut Penjelasan Gus Qoyyum Manshur Rembang

Waktu Sahur

Allah berfirman: “….dan orang-orang yang memohon ampun di waktu sahur.” (QS: Ali Imron 17). Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rosululloh SAW bersabda: “Allah turun setiap malam ke langit dunia pada saat tersisa sepertiga malam terakhir, lalu berkata, Siapa yang berdoa kepada-Ku, akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku, akan Aku beri. Siapa yang meminta ampunan kepada-Ku, akan Aku ampuni.” (HR Al Bukhari, Muslim)

Saat dikumandangkan Adzan

Rosululloh SAW bersabda: “Ada dua hal yang tidak akan ditolak: Doa di waktu adzan dan di saat genting ketika perang berkecamuk.” (HR Malik, Abu Dawud, Ibnu Hibban dan Hakim). Abu Dawud menambahkan, “dan di bawah guyuran hujan.”

Antara Adzan dan Iqamah

Rosululloh SAW bersabda: “Doa tidak ditolak saat antara adzan dan iqamah” Para sahabat berkata, ‘Apa yang kita ucapkan wahai Rosululloh?’ Beliau menjawab, ’Mintalah kepada Allah keselamatan di dunia dan akhirat.”’ (HR Abu Dawud dan Tirmidzi).

Saat Iqamah

Sebagaimana hadits yang diriwayatkan Ahmad dari Jabir, “Apabila dikumandangkan iqamah maka pintu langit dibuka dan doa dikabulkan.”

Penghujung Shalat Wajib

Rosululloh SAW pernah ditanya: “Doa manakah yang lebih didengar?’ Beliau menjawab, ‘ Pada sepertiga malam terakhir dan pada penghujung shalat wajib.’” (HR At Tirmidzi).

Waktu Sujud

Rosululloh SAW bersabda: “Saat paling dekat antara seorang hamba dengan Rabbnya ialah ketika sedang bersujud, maka perbanyaklah doa di dalamnya.” (HR Muslim).

Saat Membaca Al-Qur’an, terlebih ketika telah mengkhatamkannya (30 Juz)

Rosululloh SAW bersabda: “Barang siapa yang membaca Al-Qur’an, hendaklah ia meminta Allah dengannya. Sebab, nanti akan datang suatu masa ada orang-orang yang membaca Al-Qur’an, lantas dengannya mereka meminta-minta kepada manusia.” (HR At-Tirmidzi).

Ketika Imam Mengucapkan “Waladh Dhaalliin”

Rosululloh SAW bersabda: “Apabila imam mengucapkan, ‘ Ghairil maghdhubi ‘alaihim waladh dhaalliin, ‘ maka ucapkanlah ‘Amin.’ Niscaya Allah mengabulkan doa kalian.” (HR Muslim).

Saat Minum Air Zam Zam

Ad-Daruquthni dan hakim meriwayatkan dari hadits Ibnu Abbas bahwa Rosululloh SAW bersabda: “Air zam-zam bermanfaat sesuai dengan niat orang yang meminumnya. Bila kau meminumnya untuk mencari kesembuhan, Allah akan menyembuhkanmu. Bila kau meminumnya agar kau kenyang, Allah akan membuatmu kenyang. Dan bila kau minum untuk menghilangkan dahaga, Allah pun akan menghilangkan dahagamu. Ia adalah hentakan sayap malaikat Jibril dan air minum Nabi Ismail.”

Al Hakim menambahkan, ‘ Apabila minum air zam-zam, beliau membaca, ‘ Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang lapang dan kesembuhan dari segala penyakit.”

Baca juga: Pandangan Islam Terhadap Konsep Childfree Dalam Berumah Tangga

Ketika Berada di Majelis Ilmu

Rosululloh SAW bersabda: “Tidaklah suatu kaum duduk untuk mengingat Allah kecuali mereka akan dinaungi oleh para malaikat, diliputi rahmat, ketenangan akan diturunkan di hati mereka, dan Allah akan menyebut mereka di tengah-tengah makhluk yang ada di sisi-Nya.” (HR Muslim, Ibnu Majah, dan Ahmad, dari Abu Hurairah)

**Disarikan dari berbagai sumber

**Editor: Ed Ward

Leave a Reply

Your email address will not be published.